UAS Online Journalisme

1. Laporan persiapan/pra-produksi,produksi, dan pasca produksi
A . Laporan Pra-produksi
Ide gagasan : Keprihatinan terhadap potret pengendara motor yang sengaja melanggar peraturan jalan layang non tol di jalan casablanca
Rencana Peliputan : Jalan Casablanca, Jakarta Selatan.
Persiapan Perlengkapan : Tape recorder, Handphone, treepod, kamera, dan alat tulis.
Mencari acak Narasumber : Driver lain
Daftar Pertanyaan :
Apakah anda tau tentang kejadian pelanggaran lalu lintas yang terjadi di jalan layang non tol di casablanca beberapa waktu lalu?
Darimana anda mendapat informasi tersebut?
Bagaimana pendapat Anda tentang kejadian ojek online yang beramai-ramai melintas jalan layang non tol itu?
Dalam hal ini siapa yang berperan dan bertanggung jawab terhadap kejadian tersebut?

B . Laporan Produksi
Wawancara dengan seorang Driver yang lewat.
Penulisan artikel jurnalistik mengenai penyalahgunaan peran masyarakat ramai dalam berlalu lintas.

C . Laporan Pasca Produksi
Editing video dengan awal pengambilan gambar disertai dubbing/pengisi suara dan video hasil wawancara langsung dengan narasumber
Editing laporan naskah berita berupa artikel jurnalistik mengenai penyalahgunaan peran masyarakat ramai dalam berlalu lintas.


Penerobosan Jalur Oleh Ojek Online
Ratusan sopir  ojek online blokade Jalan Casablanca menuju Kampung Melayu, Selasa, (25/7/2017). Mereka protes tindakan anggota polisi lalulintas yang melarang mereka melintasi Jalan Layang Non Tol Kampung Melayu-Tanah Abang atau JLNT Casablanca.
Kumpulan driver ojeg online tersebut melakukan blokade karena tidak terima rekannya ditilang anggota. Alasan mereka karena temannya ada yang ditilang dari arah Karet ke Kampung Melayu lewat JLNT Casablanca. Mereka pengen agar temennya tidak ditilang.
Menurut video kiriman netizen, kronologis kejadian driver ojeg online yang melakukan blokade jalan di depan Puri Casablanca tersebut. Awalnya polisi melakukan kegiatan seperti biasa melakukan penindakan terhadap roda dua yang melanggar lalu lintas. Lalu ojeg lain nya berkumpul disekitar depan lokasi Kokas (Kota Kasablanka) setelah lama-lama mereka ngumpul jadi banyak dan menutup jalan. Tentunya ini melanggar dan tidak dibenarkan.
Menurutnya, para driver ojeg online meminta agar polisi tidak melakukan penindakan terhadap anggota ojeg online yang masuk ke JLNT Casablanca. Namun, hal tersebut tidak dibenarkan lantaran rambu larangan sudah jelas dan akan membahayakan keselamatan pengendara itu sendiri.
“Ya tetap yang melanggar kami lakukan penindakan dan yang memblok jalan sudah kami buka dan kami giring sampai ke Tebet,” jelas polisi setempat.
Menanggapi terkait tuduhan driver ojeg yang menyebut polantas telah menjebak pengendara dengan melakukan penindakan di ujung JLNT, Para polisi membantahnya, karena ada dalam rambu-rambu yang dipasang di awal masuk JLNT sudah jelas terkait siapa yang boleh melintas dan yang dilarang.
Rambu larangan masuk motor yang ada sebelum melewati JLNT Casablanca.

‘Bisa dilihat bahwa rambu larangan masuk sudah ada dan sudah jelas di jalan sebelum memasuki JLNT Casablanca, yang dikatakan menjebak itu yang seperti apa, sementara para Polisi melakukan penindakan diujung JLNT lokasi ini sama yang di tanah Abang,” ujar Narasumber.
Tidak hanya rambu-rambu yang dipasang namun JLNT sudah ada sejak bertahun-tahun yang lalu sehingga tidak perlu ada lagi himbauan atau sosialisasi, JLNT Casablanca terkenal tinggi dan anginnya yang kencang sehingga membahayakan bagi pengendara khususnya roda dua.
JLNT ini bukan sehari dua hari ada sudah bertahun tahun dan sudah banyak korban. Para Polisi melakukan penindakan ini bertujuan untuk keselamatan pengendara terutama adalah roda dua.

Petugas tengah merazia pemotor yang akan melewati JLNT Casablanca.


Kegiatan serupa akan terus digalakkan agar masyarakat mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan mereka sendiri. Pelanggar akan dikenakan tilang online dengan denda maksimal Rp500 ribu.
“Semoga Polisi tidak bosen-bosen melakukan kegiatan dan penindakan selama masyarakat masih melakukan pelanggaran. Apalagi di medsos komplain masyarakat tentang motor yang masuk di JLNT ini juga luar biasa kalau tidak ditindak gimana,” ujar narasumber.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pangandaran Sunset, Sunset penuh warna!

9 Elemen Jurnalistik Menurut Bill Kovach dan Tom Resenstiel

Kode Etik Jurnalistik beserta UU Pokok Pers